{"id":960,"date":"2016-08-05T21:27:54","date_gmt":"2016-08-05T14:27:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=960"},"modified":"2016-08-05T21:27:54","modified_gmt":"2016-08-05T14:27:54","slug":"kamar-universitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas","title":{"rendered":"Kamar Universitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Mbah Nun merumuskan bahwa filosofi Universitas itu adalah satu ruangan besar dengan banyak pintu, dan semua orang berusaha menuju ke pusat ruangan itu. Tapi di Indonesia, universitas itu adalah ruangan dengan banyak kamar, dan setiap orang asyik bermain di kamarnya masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan filosofi pertama, maka orang akan mudah berdiskusi meskipun dengan latar belakang berbeda, bahkan saat berdebat sengit sekalipun tidak akan ada rasa benci karena sama-sama <span class=\"text_exposed_show\">menuju pusat ruangan. Semakin mereka mendekat, semakin mereka saling mengenal karena memang tujuannya ya sama.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara dengan filosofi yang kedua, untuk membahas sesuatu yang barangkali sama bisa jadi terjadi perbedaan pendapat yang tidak ada ujungnya. Karena semua mengunggulkan hasil pemikiran di kamarnya masing-masing. Ya maklum, semua merasa benar sendiri saat di kamarnya masing-masing. Perdebatannya ya cuma lewat mikrofon antar kamar dengan acuan kebenaran kamar masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan filosofi pertama, kolaborasi sangat mungkin terjadi karena memang sejak awal apa yang dilakukan ya untuk SATU TUJUAN. Tapi dengan filosofi kedua, seringnya terjadi persaingan unjuk keunggulan karena masing-masing kamar tentu tidak mau kalah dengan yang lainnya. Kompetisi ini saya yakin tidak masuk akal dan wagu, bagaimana mungkin beda kamar bertarung untuk satu hal yang mereka sangka paling benar?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kira-kira kita sekarang cenderung pada filosofi yang mana, pertama atau yang kedua. Hal ini akan menentukan langkah-langkah kehidupan kita. Apalagi ini zamannya apa-apa berkamar-kamar, tidak hanya di soal Universitas, di bidang agama, ekonomi, politik, dll semuanya mengikuti pola kamar-kamar semacam itu. Nah, jika filosofinya tetap berbasis kamar, bisakah kita menuju pusat ruangan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Juwiring, 2 Agustus 2016<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mbah Nun merumuskan bahwa filosofi Universitas itu adalah satu ruangan besar dengan banyak pintu, dan semua orang berusaha menuju ke pusat ruangan itu. Tapi di Indonesia, universitas itu adalah ruangan dengan banyak kamar, dan setiap orang asyik bermain di kamarnya masing-masing. Dengan filosofi pertama, maka orang akan mudah berdiskusi meskipun dengan latar belakang berbeda, bahkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[511,536],"class_list":["post-960","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-maiyah-cak-nun","tag-tauhid","tag-universitas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kamar Universitas - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kamar Universitas - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mbah Nun merumuskan bahwa filosofi Universitas itu adalah satu ruangan besar dengan banyak pintu, dan semua orang berusaha menuju ke pusat ruangan itu. Tapi di Indonesia, universitas itu adalah ruangan dengan banyak kamar, dan setiap orang asyik bermain di kamarnya masing-masing. Dengan filosofi pertama, maka orang akan mudah berdiskusi meskipun dengan latar belakang berbeda, bahkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-05T14:27:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Kamar Universitas\",\"datePublished\":\"2016-08-05T14:27:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas\"},\"wordCount\":247,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"tauhid\",\"Universitas\"],\"articleSection\":[\"Maiyah &amp; Cak Nun\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas\",\"name\":\"Kamar Universitas - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-08-05T14:27:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/maiyah-cak-nun\\\/960\\\/kamar-universitas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kamar Universitas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kamar Universitas - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kamar Universitas - YuliArdika.Com","og_description":"Mbah Nun merumuskan bahwa filosofi Universitas itu adalah satu ruangan besar dengan banyak pintu, dan semua orang berusaha menuju ke pusat ruangan itu. Tapi di Indonesia, universitas itu adalah ruangan dengan banyak kamar, dan setiap orang asyik bermain di kamarnya masing-masing. Dengan filosofi pertama, maka orang akan mudah berdiskusi meskipun dengan latar belakang berbeda, bahkan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2016-08-05T14:27:54+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Kamar Universitas","datePublished":"2016-08-05T14:27:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas"},"wordCount":247,"commentCount":0,"keywords":["tauhid","Universitas"],"articleSection":["Maiyah &amp; Cak Nun"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas","name":"Kamar Universitas - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2016-08-05T14:27:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/maiyah-cak-nun\/960\/kamar-universitas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kamar Universitas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/960"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=960"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":961,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/960\/revisions\/961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}