{"id":2225,"date":"2019-05-26T08:12:10","date_gmt":"2019-05-26T01:12:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=2225"},"modified":"2019-05-26T08:12:10","modified_gmt":"2019-05-26T01:12:10","slug":"hoax-sejarah-warisan-yamin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin","title":{"rendered":"Hoax Sejarah Warisan Yamin"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Narasi majapahit sebagai sebuah imperium itu hoax sejarah bikinan Mohammad Yamin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum dipersatukan oleh Gubernur Jenderal Van Heutzs, Nusantara ini berbentuk konfederasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kadang-kadang di antara anggota konfederasi itu ada yang paling menonjol. Biasanya karena unggul di militernya, perekonomiannya atau pengaruh keilmuannya.<\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Majapahit pernah berjaya, bukan berarti menguasai wilayah seperti imperium NKRI saat ini. Tapi ya pada masa Hayam Wuruk, negara itu mengalami banyak kemajuan sehingga terlihat paling menonjol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aceh Darussalam pernah juga. Namanya konfederasi ya sebenarnya ratusan negara di Nusantara ini tidak selalu butuh pemimpin utama, sebab mereka semua saling mengikat dengan perjanjian yang sama-sama saling menguntungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran bangsa-bangsa Eropa lah yang kemudian mengguncang stabilitas konfederasi karena mereka mencontohkan model-model perjanjian yang tidak adil dan model perekonomian yang monopolistik. Berikutnya kemudian sebagian bangsa Indonesia lihai dalam urusan ngapusi dan kemaruk soal ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hari ini kita memanennya, di antara anak-anak bangsa ini, ada yang sangat lihai menipu dan menjajah saudaranya sendiri. Sambil menjajah ia terus menarasikan hoax sejarah agar anak-anak bangsa selalu inferior dan tidak berani bangkit sebagai generasi konfederasi baru yang nggak korup dan siap mandiri.<\/p>\n<p><em>Surakarta, 29 April 2019<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Narasi majapahit sebagai sebuah imperium itu hoax sejarah bikinan Mohammad Yamin. Sebelum dipersatukan oleh Gubernur Jenderal Van Heutzs, Nusantara ini berbentuk konfederasi. Kadang-kadang di antara anggota konfederasi itu ada yang paling menonjol. Biasanya karena unggul di militernya, perekonomiannya atau pengaruh keilmuannya. Majapahit pernah berjaya, bukan berarti menguasai wilayah seperti imperium NKRI saat ini. Tapi ya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[96,541,1159],"class_list":["post-2225","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik-kenegaraan","tag-eropa","tag-majapahit","tag-mohammad-yamin"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hoax Sejarah Warisan Yamin - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hoax Sejarah Warisan Yamin - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Narasi majapahit sebagai sebuah imperium itu hoax sejarah bikinan Mohammad Yamin. Sebelum dipersatukan oleh Gubernur Jenderal Van Heutzs, Nusantara ini berbentuk konfederasi. Kadang-kadang di antara anggota konfederasi itu ada yang paling menonjol. Biasanya karena unggul di militernya, perekonomiannya atau pengaruh keilmuannya. Majapahit pernah berjaya, bukan berarti menguasai wilayah seperti imperium NKRI saat ini. Tapi ya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-26T01:12:10+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Hoax Sejarah Warisan Yamin\",\"datePublished\":\"2019-05-26T01:12:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin\"},\"wordCount\":182,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"Eropa\",\"Majapahit\",\"Mohammad Yamin\"],\"articleSection\":[\"Politik &amp; Kenegaraan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin\",\"name\":\"Hoax Sejarah Warisan Yamin - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-05-26T01:12:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2225\\\/hoax-sejarah-warisan-yamin#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hoax Sejarah Warisan Yamin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hoax Sejarah Warisan Yamin - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hoax Sejarah Warisan Yamin - YuliArdika.Com","og_description":"Narasi majapahit sebagai sebuah imperium itu hoax sejarah bikinan Mohammad Yamin. Sebelum dipersatukan oleh Gubernur Jenderal Van Heutzs, Nusantara ini berbentuk konfederasi. Kadang-kadang di antara anggota konfederasi itu ada yang paling menonjol. Biasanya karena unggul di militernya, perekonomiannya atau pengaruh keilmuannya. Majapahit pernah berjaya, bukan berarti menguasai wilayah seperti imperium NKRI saat ini. Tapi ya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2019-05-26T01:12:10+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Hoax Sejarah Warisan Yamin","datePublished":"2019-05-26T01:12:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin"},"wordCount":182,"commentCount":0,"keywords":["Eropa","Majapahit","Mohammad Yamin"],"articleSection":["Politik &amp; Kenegaraan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin","name":"Hoax Sejarah Warisan Yamin - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-05-26T01:12:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2225\/hoax-sejarah-warisan-yamin#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hoax Sejarah Warisan Yamin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2225"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2225"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2225\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2226,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2225\/revisions\/2226"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2225"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2225"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2225"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}