{"id":2103,"date":"2019-04-08T01:06:13","date_gmt":"2019-04-07T18:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=2103"},"modified":"2019-04-08T01:06:13","modified_gmt":"2019-04-07T18:06:13","slug":"beragama-sekedar-formalitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas","title":{"rendered":"Beragama Sekedar Formalitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Mengapa hari ini agama jadi semacam ritual saja, yang bisa dikomodifikasikan, baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena cara beragama kita sebatas formalitas. Yang penting menjalankan ritual kepatuhan berdasarkan versi-versi hukum positif (fiqih) yang diajarkan ulama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tidak dilatih sejak dini untuk beragama melalui serangkaian proses intelektualisasi dan penyadaran diri yang utuh seperti yang ditempuh oleh Nabi Ibrahim, Nabi Muhammad, atau perjalanan spiritu<span class=\"text_exposed_show\">al ala Sidharta Gautama.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga kita mau berbuat apa pun, dikit-dikit tanya, pahalanya berapa, atau dosanya berapa. Akibatnya, kalkulasi kita berbuat amal itu mirip kayak orang dagang, tidak menyentuh substansi dasar mengapa kita dihidupkan oleh Allah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga jangan heran jika kita menjumpai orang yang secara formal rajin beribadah tapi juga mudah mengumbar ujaran kebencian dan caci maki pada personal. Padahal kebencian itu seharusnya pada perilaku buruk\/salah, bukan pada pelakunya. Itulah mengapa hari ini kita mudah bertengkar dan saling membenci, padahal ngakunya beragama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apalagi dengan majunya sains hari ini, kita juga temukan orang-orang yang skeptis terhadap agama sehingga ia menyerang agama dengan brutal. Sebenarnya orang-orang ini juga sekedar termakan perilaku oleh sebagian kita yang mengaku beragama tapi perilaku kita tidak memancarkan ruh agama itu sendiri. Harusnya kita bersedih karena ketidakmampuan kita menjadi pemancar cahaya bagi mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di alam kapitalisme seperti sekarang, agama akan bersinar di hati orang-orang yang melakukan perjalanan sunyi walau di tengah keramaian. Tapi ia juga dapat dikomodifikasi untuk memperkaya diri. Sebab kebanyakan manusia sekarang suka simbol-simbol fisik dan rela membayar mahal untuk mendapatkan itu semua. Tinggal kita mau milih yang mana.<\/p>\n<p><em>Surakarta, 21 Februari 2019<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa hari ini agama jadi semacam ritual saja, yang bisa dikomodifikasikan, baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi? Karena cara beragama kita sebatas formalitas. Yang penting menjalankan ritual kepatuhan berdasarkan versi-versi hukum positif (fiqih) yang diajarkan ulama. Kita tidak dilatih sejak dini untuk beragama melalui serangkaian proses intelektualisasi dan penyadaran diri yang utuh seperti yang ditempuh&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[11],"tags":[1097,1098,146,565],"class_list":["post-2103","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tafakur","tag-beragama","tag-formalitas","tag-ibadah","tag-kapitalisme"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Beragama Sekedar Formalitas - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beragama Sekedar Formalitas - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengapa hari ini agama jadi semacam ritual saja, yang bisa dikomodifikasikan, baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi? Karena cara beragama kita sebatas formalitas. Yang penting menjalankan ritual kepatuhan berdasarkan versi-versi hukum positif (fiqih) yang diajarkan ulama. Kita tidak dilatih sejak dini untuk beragama melalui serangkaian proses intelektualisasi dan penyadaran diri yang utuh seperti yang ditempuh...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-07T18:06:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Beragama Sekedar Formalitas\",\"datePublished\":\"2019-04-07T18:06:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas\"},\"wordCount\":251,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"beragama\",\"formalitas\",\"Ibadah\",\"kapitalisme\"],\"articleSection\":[\"Tafakur\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas\",\"name\":\"Beragama Sekedar Formalitas - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-04-07T18:06:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/2103\\\/beragama-sekedar-formalitas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beragama Sekedar Formalitas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beragama Sekedar Formalitas - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Beragama Sekedar Formalitas - YuliArdika.Com","og_description":"Mengapa hari ini agama jadi semacam ritual saja, yang bisa dikomodifikasikan, baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi? Karena cara beragama kita sebatas formalitas. Yang penting menjalankan ritual kepatuhan berdasarkan versi-versi hukum positif (fiqih) yang diajarkan ulama. Kita tidak dilatih sejak dini untuk beragama melalui serangkaian proses intelektualisasi dan penyadaran diri yang utuh seperti yang ditempuh...","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2019-04-07T18:06:13+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Beragama Sekedar Formalitas","datePublished":"2019-04-07T18:06:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas"},"wordCount":251,"commentCount":0,"keywords":["beragama","formalitas","Ibadah","kapitalisme"],"articleSection":["Tafakur"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas","name":"Beragama Sekedar Formalitas - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-04-07T18:06:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/2103\/beragama-sekedar-formalitas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beragama Sekedar Formalitas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7wBRl-xV","jetpack-related-posts":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2104,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2103\/revisions\/2104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}