{"id":2073,"date":"2019-04-08T00:28:34","date_gmt":"2019-04-07T17:28:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=2073"},"modified":"2019-04-08T00:28:34","modified_gmt":"2019-04-07T17:28:34","slug":"politikus-timses-dan-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat","title":{"rendered":"Politikus, Timses, dan Rakyat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Politikus itu kan memang jualan utamanya janji\/ program. Makanya ya ditagih kemudian ketika ia berhasil meraih kekuasaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anehnya, ketika ditagih mereka ngeles. Lebih parah lagi, para pendukung militannya mencari-carikan alasan pembenaran, entah kurang waktunya (jadi masa berkuasanya perlu diperpanjang lagi), atau dengan membandingkan dengan kondisi yang lebih buruk, bahkan malah ada yang pakai alasan-alasan langitan untuk tetap melegitimasinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Janji tetaplah janji. Konseku<span class=\"text_exposed_show\">ensinya cuma dua, ditepati atau diingkari. Itulah mengapa menjadi rakyat harus cerdas, para politikus outsourcing itu kan cuma bakal menjabat selama 5 tahun, paling lama 10 tahun. Maka ketika ia berjanji berbusa-busa, sudah pasti omong kosong, sebab logikanya dalam 5 tahun itu ia mewujudkan 1 janji\/ program saja, asal optimal sebenarnya sudah luar biasa dan pasti terasa betul manfaatnya.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi seharusnya pemilu 2019 ini benar-benar menjadi monentum rakyat untuk belajar demokrasi dengan sungguh-sungguh. Kandidat pilpres kebetulan cuma dua, walaupun ada opsi ketiga yaitu golput. Kandidat caleg buanyak sekali, termasuk para petahana yang telah dan sedang akan mengesahkan RUU lucu-lucu itu. Rakyat masih bisa berkonsolidasi untuk menuntut hak-haknya yang diabaikan para politikus karena mereka lebih berpihak pada tuan-tuan pedagang yang menggusur lahan, merusak areal pertanian, mengeruk bumi meninggalkan limbah yang merusak lingkungan, dan menggunduli hutan untuk kepentingan bisnis mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berhentilah jadi cebong atau kampret atau fans parpol-parpol. Jika bukan timses, tugas rakyat itu lebih fokus membangun serikat-serikat rakyat yang memiliki power untuk menekan parpol dan parlemen agar mereka lebih serius menjalankan pemerintahan dan mengawasinya. Jika rakyat lebih sibuk pro-proan maupun anti-antian, maka pemerintah benar-benar akan menjadi tenaga kontrak yang dibayari rakyat untuk melayani kepentingan tuan-tuan pedagang secara lebih gila lagi. Rakyat tetap diperas dan dipajaki untuk menggaji para pegawai yang melayani kepentingan korporasi. Pemerintah akhirnya mengangkangi rakyat dan bahkan bisa memperalat organisasi-organisasi milik rakyat untuk menjadi tameng tindakan-tindakan brutal mereka yang sesungguhnya lebih banyak mengangguk pada kepentingan tuan-tuan pedagang.<\/p>\n<p><em>Surakarta, 4 Februari 2019<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Politikus itu kan memang jualan utamanya janji\/ program. Makanya ya ditagih kemudian ketika ia berhasil meraih kekuasaan. Anehnya, ketika ditagih mereka ngeles. Lebih parah lagi, para pendukung militannya mencari-carikan alasan pembenaran, entah kurang waktunya (jadi masa berkuasanya perlu diperpanjang lagi), atau dengan membandingkan dengan kondisi yang lebih buruk, bahkan malah ada yang pakai alasan-alasan langitan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[7],"tags":[297,302,1070],"class_list":["post-2073","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik-kenegaraan","tag-parpol","tag-pemilu","tag-politikus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Politikus, Timses, dan Rakyat - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Politikus, Timses, dan Rakyat - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Politikus itu kan memang jualan utamanya janji\/ program. Makanya ya ditagih kemudian ketika ia berhasil meraih kekuasaan. Anehnya, ketika ditagih mereka ngeles. Lebih parah lagi, para pendukung militannya mencari-carikan alasan pembenaran, entah kurang waktunya (jadi masa berkuasanya perlu diperpanjang lagi), atau dengan membandingkan dengan kondisi yang lebih buruk, bahkan malah ada yang pakai alasan-alasan langitan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-07T17:28:34+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Politikus, Timses, dan Rakyat\",\"datePublished\":\"2019-04-07T17:28:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat\"},\"wordCount\":300,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"Parpol\",\"Pemilu\",\"politikus\"],\"articleSection\":[\"Politik &amp; Kenegaraan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat\",\"name\":\"Politikus, Timses, dan Rakyat - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-04-07T17:28:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/2073\\\/politikus-timses-dan-rakyat#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Politikus, Timses, dan Rakyat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Politikus, Timses, dan Rakyat - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Politikus, Timses, dan Rakyat - YuliArdika.Com","og_description":"Politikus itu kan memang jualan utamanya janji\/ program. Makanya ya ditagih kemudian ketika ia berhasil meraih kekuasaan. Anehnya, ketika ditagih mereka ngeles. Lebih parah lagi, para pendukung militannya mencari-carikan alasan pembenaran, entah kurang waktunya (jadi masa berkuasanya perlu diperpanjang lagi), atau dengan membandingkan dengan kondisi yang lebih buruk, bahkan malah ada yang pakai alasan-alasan langitan...","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2019-04-07T17:28:34+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Politikus, Timses, dan Rakyat","datePublished":"2019-04-07T17:28:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat"},"wordCount":300,"commentCount":0,"keywords":["Parpol","Pemilu","politikus"],"articleSection":["Politik &amp; Kenegaraan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat","name":"Politikus, Timses, dan Rakyat - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-04-07T17:28:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/2073\/politikus-timses-dan-rakyat#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Politikus, Timses, dan Rakyat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7wBRl-xr","jetpack-related-posts":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2073"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2074,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2073\/revisions\/2074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}