{"id":1954,"date":"2019-02-18T23:23:22","date_gmt":"2019-02-18T16:23:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=1954"},"modified":"2019-02-18T23:23:22","modified_gmt":"2019-02-18T16:23:22","slug":"gr-azab-dan-kebodohan-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita","title":{"rendered":"GR Azab dan Kebodohan Kita"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Azab itu saya kira relevannya untuk manusia-manusia superior yang sombong dan benar-benar membuktikan kehebatannya. Misal Firaun yang terbukti sangat perkasa membangun negaranya, bahkan dinastinya bertahan sampai satu milenium. Kaum &#8216;Ad dan Tsamud yang bisa menaklukkan gunung-gunung dan bebatuan besar. Mereka-mereka ini sembada ampuhe, sehingga tidak ada cara lain bagi Allah, kecuali membinasakan mereka dengan cara yang mengerikan agar menjadi pelajaran\u00a0<span class=\"text_exposed_show\">bagi manusia setelahnya.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi untuk umat manusia sekarang, rasa-rasanya istilah azab tidak relevan. Mengapa? Sebab apa yang dicapai manusia sekarang itu aslinya ya biasa-biasa saja, bahkan muk sakuprit. Bahkan pencapaian teknologi yang katanya dahsyat itu tetap penuh cacat dan masalah bagi manusia. Misalnya bangsa Indonesia, konon mayoritas Islam. Kita ditakdirkan hidup di alam yang rawan gempa dan itu sudah dicatat rapi dalam catatan ilmu geologi dan ilmu lainnya. Seharusnya kita adalah bangsa yang sangat piawai dalam menghadapi gempa, seharusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi baik pemerintah dan masyarakat abai membangun kebudayaan dan sistem kehidupan yang sejalan dengan perilaku alam. Bikin kota di area rawan liquifatik, bikin rumah yang tidak tahan gempa, dan justru tidak membangun masyarakat yang mudah mengevakuasi diri. Lalu suatu saat alam berbuat sesuai kebiasaanya, kota hancur, rumah hancur, masyarakat panik luar biasa. Ketika semua hancur kita tidak memiliki konsep kebangkitan dan meneruskan hidup. Lalu kita menyangka itu azab Allah. Azab dari Hongkong? Goblog-goblognya sendiri, njuk nyalahin Allah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebodohan massal itu memang sangat menggelikan. Itu baru urusan perilaku alam, belum lagi kita memutuskan mengikuti sistem ekonomi dan cara bernegara yang terbukti lucu seperti sekarang. Lalu kita sekali lagi mengeluh bahwa ini azab. Yo sapa rek sing ngazab? Pilihan kebodohan sendiri kok dilemparkan kesalahannya pada pihak lain, bahkan berburuk sangka kepada Allah sebagai pemberi azab. Dan itu yang menurut saya relevan untuk membaca keadaan sekarang. Barangkali Allah pun sudah tidak turut campur dalam urusan besar manusia, sebab manusia sendiri lebih senang menyembah materi. Manusia sedang menuai apa yang ditanam sendiri. Tapi karena kebodohannya, ia GR diazab dan diuji. Kapan belajar kok diuji? Kapan melampaui batas kok diazab? Kebodohan kitalah yang mengazab kita sendiri.<\/p>\n<p><em>Surakarta, 24 November 2018<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Azab itu saya kira relevannya untuk manusia-manusia superior yang sombong dan benar-benar membuktikan kehebatannya. Misal Firaun yang terbukti sangat perkasa membangun negaranya, bahkan dinastinya bertahan sampai satu milenium. Kaum &#8216;Ad dan Tsamud yang bisa menaklukkan gunung-gunung dan bebatuan besar. Mereka-mereka ini sembada ampuhe, sehingga tidak ada cara lain bagi Allah, kecuali membinasakan mereka dengan cara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[11],"tags":[1018,1019],"class_list":["post-1954","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tafakur","tag-azab","tag-kebodohan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>GR Azab dan Kebodohan Kita - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"GR Azab dan Kebodohan Kita - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Azab itu saya kira relevannya untuk manusia-manusia superior yang sombong dan benar-benar membuktikan kehebatannya. Misal Firaun yang terbukti sangat perkasa membangun negaranya, bahkan dinastinya bertahan sampai satu milenium. Kaum &#8216;Ad dan Tsamud yang bisa menaklukkan gunung-gunung dan bebatuan besar. Mereka-mereka ini sembada ampuhe, sehingga tidak ada cara lain bagi Allah, kecuali membinasakan mereka dengan cara...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-18T16:23:22+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"GR Azab dan Kebodohan Kita\",\"datePublished\":\"2019-02-18T16:23:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\"},\"wordCount\":337,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"azab\",\"kebodohan\"],\"articleSection\":[\"Tafakur\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\",\"name\":\"GR Azab dan Kebodohan Kita - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-02-18T16:23:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1954\\\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"GR Azab dan Kebodohan Kita\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"GR Azab dan Kebodohan Kita - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"GR Azab dan Kebodohan Kita - YuliArdika.Com","og_description":"Azab itu saya kira relevannya untuk manusia-manusia superior yang sombong dan benar-benar membuktikan kehebatannya. Misal Firaun yang terbukti sangat perkasa membangun negaranya, bahkan dinastinya bertahan sampai satu milenium. Kaum &#8216;Ad dan Tsamud yang bisa menaklukkan gunung-gunung dan bebatuan besar. Mereka-mereka ini sembada ampuhe, sehingga tidak ada cara lain bagi Allah, kecuali membinasakan mereka dengan cara...","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2019-02-18T16:23:22+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"GR Azab dan Kebodohan Kita","datePublished":"2019-02-18T16:23:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita"},"wordCount":337,"commentCount":0,"keywords":["azab","kebodohan"],"articleSection":["Tafakur"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita","name":"GR Azab dan Kebodohan Kita - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-02-18T16:23:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1954\/gr-azab-dan-kebodohan-kita#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"GR Azab dan Kebodohan Kita"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7wBRl-vw","jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1954"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1955,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954\/revisions\/1955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}