{"id":1856,"date":"2018-12-28T11:07:58","date_gmt":"2018-12-28T04:07:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=1856"},"modified":"2018-12-28T11:07:58","modified_gmt":"2018-12-28T04:07:58","slug":"rakyat-itu-seharusnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya","title":{"rendered":"Rakyat itu Seharusnya &#8230;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Partai-partai politik sudah semakin pandai bagaimana berkembang biak, mencangkok diri, dan berokulasi. Rakyatnya dari dulu pemahaman demokrasinya tidak beranjak. Masih tetap bermain di posisi pro dan anti dalam kubu-kubu politik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal rakyat itu asline ndak punya urusan soal persaingan parpol. Rakyat itu ya fokus menikmati hidup dan keguyubannya. Tapi karena perlu ada pemerintahan yang mengatur, rakyat secara periodik perlu memilih pihak yang bisa diberi mandat. Habis itu<span class=\"text_exposed_show\">\u00a0rakyat ya berdiri bersama memantau layanan dari pemerintah.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau tidak memuaskan ya kompak protes. Lagi pula rakyat sudah bayar pajak macam-macam gini, kok gampang puas dengan layanan pemerintah. Kok bisa-bisanya gampang memuji pemerintah. Termasuk oposisi itu kalau kritikannya bukan terkait program pemerintah yang berjalan, tapi sibuk bikin pernyataan politik melulu, ya harusnya diingatkan. &#8220;Nek ameh kampanye tunggu jadwale, aja kakehan nggedebus saiki.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Golput itu bukan fenomena yang buruk dalam demokrasi. Karena golput bisa terjadi kalau memang tidak ada yang layak dipilih menurut si pemilih. Yang buruk dalam demokrasi adalah kalau rakyat terjerumus pada perkubuan sehingga ia justru terperangkap pada permusuhan sesama rakyat hanya gara-gara beda pihak yang didukung. Itu baru demokrasi buruk. Dan apa yang terjadi di Indonesia ini adalah demokrasi yang buruk, sebab rakyatnya tidak menjadi rakyat, tapi cuma jadi pendukung ke sana ke mari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga bangsa ini tidak bernasib sial seperti Afghanistan dan bangsa Arab pada umumnya yang kalau berantem dengan sesamanya, segera bersekutu dengan negara-negara produsen senjata. Entah logika macam apa yang ada di kepala bangsa-bangsa itu sehingga mereka sangat senang bunuh-bunuhan tanpa henti.<\/p>\n<p><em>Surakarta, 31 Juli 2018<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Partai-partai politik sudah semakin pandai bagaimana berkembang biak, mencangkok diri, dan berokulasi. Rakyatnya dari dulu pemahaman demokrasinya tidak beranjak. Masih tetap bermain di posisi pro dan anti dalam kubu-kubu politik. Padahal rakyat itu asline ndak punya urusan soal persaingan parpol. Rakyat itu ya fokus menikmati hidup dan keguyubannya. Tapi karena perlu ada pemerintahan yang mengatur, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[85,883],"class_list":["post-1856","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik-kenegaraan","tag-demokrasi","tag-partai-politik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rakyat itu Seharusnya ... - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rakyat itu Seharusnya ... - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Partai-partai politik sudah semakin pandai bagaimana berkembang biak, mencangkok diri, dan berokulasi. Rakyatnya dari dulu pemahaman demokrasinya tidak beranjak. Masih tetap bermain di posisi pro dan anti dalam kubu-kubu politik. Padahal rakyat itu asline ndak punya urusan soal persaingan parpol. Rakyat itu ya fokus menikmati hidup dan keguyubannya. Tapi karena perlu ada pemerintahan yang mengatur, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-12-28T04:07:58+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Rakyat itu Seharusnya &#8230;\",\"datePublished\":\"2018-12-28T04:07:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya\"},\"wordCount\":249,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"Demokrasi\",\"Partai Politik\"],\"articleSection\":[\"Politik &amp; Kenegaraan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya\",\"name\":\"Rakyat itu Seharusnya ... - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2018-12-28T04:07:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1856\\\/rakyat-itu-seharusnya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rakyat itu Seharusnya &#8230;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rakyat itu Seharusnya ... - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rakyat itu Seharusnya ... - YuliArdika.Com","og_description":"Partai-partai politik sudah semakin pandai bagaimana berkembang biak, mencangkok diri, dan berokulasi. Rakyatnya dari dulu pemahaman demokrasinya tidak beranjak. Masih tetap bermain di posisi pro dan anti dalam kubu-kubu politik. Padahal rakyat itu asline ndak punya urusan soal persaingan parpol. Rakyat itu ya fokus menikmati hidup dan keguyubannya. Tapi karena perlu ada pemerintahan yang mengatur, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2018-12-28T04:07:58+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Rakyat itu Seharusnya &#8230;","datePublished":"2018-12-28T04:07:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya"},"wordCount":249,"commentCount":0,"keywords":["Demokrasi","Partai Politik"],"articleSection":["Politik &amp; Kenegaraan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya","name":"Rakyat itu Seharusnya ... - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2018-12-28T04:07:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1856\/rakyat-itu-seharusnya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rakyat itu Seharusnya &#8230;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1856"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1856"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1856\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1857,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1856\/revisions\/1857"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1856"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}