{"id":1714,"date":"2018-04-19T00:01:47","date_gmt":"2018-04-18T17:01:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=1714"},"modified":"2018-04-19T00:01:47","modified_gmt":"2018-04-18T17:01:47","slug":"demokrasi-super-ganjil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil","title":{"rendered":"Demokrasi Super Ganjil"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa keanehan demokrasi di negeri ini<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Parpol bisa menggalang dana tak terbatas dari institusi bisnis, bila perlu elit perusahaannya menjadi anggota parpol sehingga setiap kucuran dananya disebut sebagai iuran anggota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Rakyat hanya diberi kesempatan menyalurkan mandat dan tidak diberi jalan wajar untuk mengawasi mandatnya, sehingga kalau salah pilihan di pemilu harus nunggu 5 tahun lagi untuk mencabut mandat dan memberikan pada yang lain.<\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>3. Rakyat bisa bertengkar sesamanya karena konon yang satunya pro elit yang terpilih yang lainnya anti pada elit yang terpilih. Ini sebuah kekonyolan yang nyaris tidak disadari para pelakunya. Rakyat kan memilih secara rahasia di bilik suara, kok bisa saling tahu. Problemnya ada pada regulasi kampanye yang membolehkan rakyat jadi relawan timses, dengan segala prasangka mereka, tanpa ada uji kualifikasi timses.<\/p>\n<p>4. Aturan koalisi dan oposisi parpol tidak memiliki prinsip yang jelas, sehingga terjadi inkonsistensi antara pusat dan daerah. Hal itu membuat para politisi akan bertingkah &#8220;munafik&#8221; secara sistemik demi mengikuti instruksi partai. Para politisi akan semakin buruk namanya akibat mengikuti mekanisme semacam ini. Belum lagi jika perilaku mereka munafik beneran. Kasus diunggahnya Tweet Fadli Zon adalah contoh kecil &#8220;kemunafikan&#8221; sistemik itu. Hal itu dialami oleh hampir semua politisi, jika dicek jejak pernyataannya akan mengesankan bahwa mereka semua mencla-mencle, terlebih yang sekarang sedang di-nabi-kan oleh para pembelanya, kalian tahu lah maksud saya.<\/p>\n<p>5. Rakyat hampir tidak banyak yang tahu bahwa mayoritas politisi yang kampanyenya disokong oleh industri dan pengusaha, mereka hanya akan mengabdi pada tuannya, bukan pada rakyat. Sementara di sisi lain, jumlah politisi yang tumbuh dari rakyat bawah hanya segelintir dibandingkan dengan jumlah politisi yang tumbuh dari industri politik. Dengan cara-cara voting, maka aspirasi rakyat hanyalah menjadi omong kosong di sidang-sidang mereka.<\/p>\n<p>6. Media massa mainstream kita tidak terlalu bisa diandalkan sebagai penyokong demokrasi sebab masing-masing menjadi bagian dari kepentingan partisan para politisi.<\/p>\n<p><em>Surakarta, 9 April 2018<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa keanehan demokrasi di negeri ini 1. Parpol bisa menggalang dana tak terbatas dari institusi bisnis, bila perlu elit perusahaannya menjadi anggota parpol sehingga setiap kucuran dananya disebut sebagai iuran anggota. 2. Rakyat hanya diberi kesempatan menyalurkan mandat dan tidak diberi jalan wajar untuk mengawasi mandatnya, sehingga kalau salah pilihan di pemilu harus nunggu 5&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[7],"tags":[915,99],"class_list":["post-1714","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik-kenegaraan","tag-cacat-demokrasi","tag-fadli-zon"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Demokrasi Super Ganjil - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Demokrasi Super Ganjil - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Beberapa keanehan demokrasi di negeri ini 1. Parpol bisa menggalang dana tak terbatas dari institusi bisnis, bila perlu elit perusahaannya menjadi anggota parpol sehingga setiap kucuran dananya disebut sebagai iuran anggota. 2. Rakyat hanya diberi kesempatan menyalurkan mandat dan tidak diberi jalan wajar untuk mengawasi mandatnya, sehingga kalau salah pilihan di pemilu harus nunggu 5...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-18T17:01:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Demokrasi Super Ganjil\",\"datePublished\":\"2018-04-18T17:01:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil\"},\"wordCount\":297,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"cacat demokrasi\",\"Fadli Zon\"],\"articleSection\":[\"Politik &amp; Kenegaraan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil\",\"name\":\"Demokrasi Super Ganjil - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2018-04-18T17:01:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/politik-kenegaraan\\\/1714\\\/demokrasi-super-ganjil#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Demokrasi Super Ganjil\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Demokrasi Super Ganjil - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Demokrasi Super Ganjil - YuliArdika.Com","og_description":"Beberapa keanehan demokrasi di negeri ini 1. Parpol bisa menggalang dana tak terbatas dari institusi bisnis, bila perlu elit perusahaannya menjadi anggota parpol sehingga setiap kucuran dananya disebut sebagai iuran anggota. 2. Rakyat hanya diberi kesempatan menyalurkan mandat dan tidak diberi jalan wajar untuk mengawasi mandatnya, sehingga kalau salah pilihan di pemilu harus nunggu 5...","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2018-04-18T17:01:47+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Demokrasi Super Ganjil","datePublished":"2018-04-18T17:01:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil"},"wordCount":297,"commentCount":0,"keywords":["cacat demokrasi","Fadli Zon"],"articleSection":["Politik &amp; Kenegaraan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil","name":"Demokrasi Super Ganjil - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2018-04-18T17:01:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/politik-kenegaraan\/1714\/demokrasi-super-ganjil#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Demokrasi Super Ganjil"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7wBRl-rE","jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1714"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1714\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1715,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1714\/revisions\/1715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}