{"id":1020,"date":"2016-08-30T08:17:29","date_gmt":"2016-08-30T01:17:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?p=1020"},"modified":"2016-08-30T08:17:29","modified_gmt":"2016-08-30T01:17:29","slug":"relativitas-sains","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains","title":{"rendered":"Relativitas Sains"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Ketika mendalami sains, sampailah aku pada kesimpulan betapa relatifnya sains yang selama ini disebut ilmu pasti. Yang ilmu pasti itu matematika, itu pun beberapa permasalahan matematika masih belum terpecahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam fisika, alam semesta ini saja penuh kejutan. Jarak terpendek dan jarak terjauh saja tidak pasti, tergantung pada perkembangan metodologi risetnya dan kecanggihan alat yang digunakan. Yang menarik adalah kisah penentuan satuan panjang standar, 1<span class=\"text_exposed_show\"> meter. Jika dahulu acuannya adalah benda-benda, akhirnya setelah diketahui ada cahaya yang panjang gelombang dan frekuensinya stabil maka dijadikan standar.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Matematika memang ilmu pasti. Tetapi ilmu-ilmu lain yang menggunakan matematika, bangunan rumusnya ditentukan oleh asumsi dasar para perumusnya. Artinya matematika hanya menjadi alat, tergantung asumsi dasar ilmuwan yang merumuskannya. Mengapa ada teori yang belum terbantahkan? Karena ketika diuji dengan berbagai macam metode hasilnya masih seperti ketika pertama kali diasaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika suatu saat ditemukan perbedaan? Maka akan ada riset-riset lanjutan. Selanjutnya kepentingan ekonomi dan politik yang bermain. Ada riset yang tetap dibuka di publik sehingga perkembangan ilmu diketahui publik dengan terang. Ada juga yang tetap disembunyikan dan publik dibiarkan percaya saja pada aneka ilusi yang terlanjur mengakar. Dan bukankah pelajaran-pelajaran di sekolah saat ini sudah begitu rumitnya, sehingga jika ada siswa yang pemikirannya nyeleneh justru akan dikucilkan. Padahal barangkali sang siswa ini adalah orang yang menggunakan nalarnya dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi mungkin karena guru pun sudah sangat pusing dengan urusan administrasi sementara gajinya sedikit, harus berpikir tambahan penghasilan dari luar, guru menjadi mudah marah jika ada siswa yang aneh-aneh. Siswa juga sudah dikejar-kejar target nilai oleh orang tua yang tidak mengerti hakikat pendidikan yang sesungguhnya, akhirnya semua proses belajar semacam ini hanya menjadi basa-basi. Tidak pernah ada pengkajian ilmu, yang ada cuma transfer dan penghafalan saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Juwiring, 24 Agustus 2016<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika mendalami sains, sampailah aku pada kesimpulan betapa relatifnya sains yang selama ini disebut ilmu pasti. Yang ilmu pasti itu matematika, itu pun beberapa permasalahan matematika masih belum terpecahkan. Dalam fisika, alam semesta ini saja penuh kejutan. Jarak terpendek dan jarak terjauh saja tidak pasti, tergantung pada perkembangan metodologi risetnya dan kecanggihan alat yang digunakan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[360],"class_list":["post-1020","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tafakur","tag-sains"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Relativitas Sains - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Relativitas Sains - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika mendalami sains, sampailah aku pada kesimpulan betapa relatifnya sains yang selama ini disebut ilmu pasti. Yang ilmu pasti itu matematika, itu pun beberapa permasalahan matematika masih belum terpecahkan. Dalam fisika, alam semesta ini saja penuh kejutan. Jarak terpendek dan jarak terjauh saja tidak pasti, tergantung pada perkembangan metodologi risetnya dan kecanggihan alat yang digunakan. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-30T01:17:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Relativitas Sains\",\"datePublished\":\"2016-08-30T01:17:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains\"},\"wordCount\":281,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"Sains\"],\"articleSection\":[\"Tafakur\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains\",\"name\":\"Relativitas Sains - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-08-30T01:17:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/esai\\\/tafakur\\\/1020\\\/relativitas-sains#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Relativitas Sains\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/blog\\\/author\\\/yukadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Relativitas Sains - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Relativitas Sains - YuliArdika.Com","og_description":"Ketika mendalami sains, sampailah aku pada kesimpulan betapa relatifnya sains yang selama ini disebut ilmu pasti. Yang ilmu pasti itu matematika, itu pun beberapa permasalahan matematika masih belum terpecahkan. Dalam fisika, alam semesta ini saja penuh kejutan. Jarak terpendek dan jarak terjauh saja tidak pasti, tergantung pada perkembangan metodologi risetnya dan kecanggihan alat yang digunakan. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_published_time":"2016-08-30T01:17:29+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Relativitas Sains","datePublished":"2016-08-30T01:17:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains"},"wordCount":281,"commentCount":0,"keywords":["Sains"],"articleSection":["Tafakur"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains","name":"Relativitas Sains - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2016-08-30T01:17:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/esai\/tafakur\/1020\/relativitas-sains#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Relativitas Sains"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"],"url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/author\/yukadmin"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1020"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1020"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1020\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1021,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1020\/revisions\/1021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}