Saat dinasti Saud di Saudi dan dinasti Bahlawi (Pahlevi) di Iran berkuasa, Saudi dan Iran ibarat dua anak yang akrab dengan bapaknya adalah Amerika Serikat. Sejak Ayatullah Khomeini memimpin revolusi Iran menumbangkan Syah Reza Pahlevi, hubungan kedua negara itu tegang.

Awalnya Syiah hanyalah ideologi para penguasa Persia ketika dinasti Safawi berkuasa abad 16. Ideologi tersebut diresmikan sebagai ideologi negara karena mereka enggan tunduk pada Turki Utsmani yang Sunni dan Mughol di India yang juga Sunni. Lalu ideologi tersebut diikuti rakyatnya (karena diresmikan, jadi mereka terpaksa ngikut) hingga akhirnya menjadi madzhab satu negara dengan berbagai tingkatanya, dari yang ekstrim sampai yang toleran.

Pengaruh Syiah sempat memudar ketika dinasti Safawi ditaklukkan dinasti Bahlawi. Meski sama-sama Syiah, dinasti tersebut lebih suka nganu, maklumlah anaknya Amerika Serikat gitu loh. Akhirnya lewat wacana yang digulirkan Ali Syariati (seorang sosialis kanan, bukan Syiah) dan pemikir semasanya, dimulailah gerakan revolusi Iran yang dipimpin ulama Syiah Ayatullah Khomeini. Dan sejak itulah Iran tumbuh menjadi negara berdikari, yang seperti negara lainnya, akan membawa ideologi mereka ke seluruh dunia.

Maka orang-orang Syiah di Indonesia yang mengklaim bahwa jika penyebar Islam dari Persia berarti Syiah itu sama konyolnya dengan orang Islam (yang mengaku Sunni) bilang kurma Iran itu kurma Syiah. Hahaha. Nek kurmane iso ngomong piye jal. Argumen baper semacam ini mari kita tinggalkan saja. Percuma didebat, percuma lagi dikasih tahu. Biarkan sadar sendiri. Ahli hadits (kecuali imam Syafii dan imam Malik) juga orang-orang Persia, apa njet meh diarani Syiah. Hahaha

Facebook, Kultwitt, dan Broadcast WA adalah kitab suci segolongan umat Islam modern untuk menghakimi yang lainnya. Tak jarang menghalalkan darah saudaranya. Ya Allah, jagalah kami dari kebodohan akibat banjir informasi di era modern ini. Ya Allah, jagalah kami dari tukang sebar broadcast “copas dari grup sebelah” yang isinya HOAX.

Juwiring, 16 Desember 2015

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.