{"id":9191,"date":"2014-09-30T17:10:24","date_gmt":"2014-09-30T10:10:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/v1\/?p=9191"},"modified":"2017-05-19T22:24:58","modified_gmt":"2017-05-19T15:24:58","slug":"the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi","title":{"rendered":"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Membangun persatuan sebuah negeri butuh pengorbanan dan kesetiaan. Itulah hal mendasar yang dicontohkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Orang jenius yang menjadi kebanggaan Jepang karena berhasil menyatukan negeri itu dari perang saudara yang berkepanjangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kitami Masao menulis sebuah cerita yang menarik tentang perjalanan hidup Hideyoshi yang digelari sebagai The Swordless Samurai atau Samurai Tanpa Pedang. Mengapa dia digelari demikian? Karena Hideyoshi berhasil menyatukan seluruh Jepang dengan pendekatan diplomasi yang luar biasa untuk mendamaikan antar klan yang kala itu saling berperang hebat satu sama lain. Dia sendiri adalah pembantu Lord Nobunaga, pemimpin besar Klan Oda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegigihan dan kesetiaannya dalam membersamai tuannya menjadikan dia dipercaya dan menanjak kariernya tahap demi tahap. Hal itu diikuti dengan kejeniusan dan visi besarnya untuk melihat sebuah negeri yang damai. Maka dari itu dia selalu menawarkan jalan damai ketika klannya sedang berurusan dengan klan yang lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan jika harus berperang pun, Hideyoshi menggunakan strategi yang jitu bagaimana membuat lawannya cepat menyerah, bukan membantai korban sebanyak-banyaknya. Perpaduan sifat inilah yang membuatnya sangat dipercaya oleh Nobunaga dan dia membuktikan dirinya sebagai sosok kunci dalam menyelamatkan Klan Oda saat Nobunada dibunuh oleh salah satu musuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masao menulis cerita dengan sangat indah karena dia mencerikatan sejarah Hideyoshi ini dengan sudut pandang orang pertama. Kita seolah-olah sendang mendengar penuturan kisah Hideyoshi oleh dirinya sendiri bagaimana ia hidup dalam kesusahan. Lalu mengabdi kepada Klan Oda hingga akhirnya dia berhasil menjadi orang kepercayaan Kaisar untuk memerintah seluruh Jepang. Di puncak kariernya inilah, Hideyoshi mengalami ketergelinciran karena dimabuk oleh kekuasaan sehingga mulai menebarkan ancaman penjajahan yang akhirnya benar-benar direalisasikan oleh Jepang usai Restorasi Meiji beberapa abad kemudian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih jauh lagi silahkan baca sendiri kisahnya yang begitu apik ini. Selamat membaca!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membangun persatuan sebuah negeri butuh pengorbanan dan kesetiaan. Itulah hal mendasar yang dicontohkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Orang jenius yang menjadi kebanggaan Jepang karena berhasil menyatukan negeri itu dari perang saudara yang berkepanjangan. Kitami Masao menulis sebuah cerita yang menarik tentang perjalanan hidup Hideyoshi yang digelari sebagai The Swordless Samurai atau Samurai Tanpa Pedang. Mengapa dia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[73],"tags":[3418,3419,3420,3421,3422,3423],"class_list":["post-9191","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-resensi-buku-2","tag-kisah-hidup-samurai-tanpa-pedang","tag-kitami-masao","tag-samurai-tanpa-pedang","tag-sejarah-hidup-hideyoshi","tag-the-swordless-samurai","tag-toyotomi-hideyoshi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Membangun persatuan sebuah negeri butuh pengorbanan dan kesetiaan. Itulah hal mendasar yang dicontohkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Orang jenius yang menjadi kebanggaan Jepang karena berhasil menyatukan negeri itu dari perang saudara yang berkepanjangan. Kitami Masao menulis sebuah cerita yang menarik tentang perjalanan hidup Hideyoshi yang digelari sebagai The Swordless Samurai atau Samurai Tanpa Pedang. Mengapa dia [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-09-30T10:10:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-05-19T15:24:58+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI\",\"datePublished\":\"2014-09-30T10:10:24+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-19T15:24:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\"},\"wordCount\":281,\"commentCount\":6,\"keywords\":[\"kisah hidup samurai tanpa pedang\",\"kitami masao\",\"samurai tanpa pedang\",\"sejarah hidup hideyoshi\",\"the swordless samurai\",\"toyotomi hideyoshi\"],\"articleSection\":[\"Resensi Buku\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\",\"name\":\"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2014-09-30T10:10:24+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-19T15:24:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/resensi-buku-2\\\/9191\\\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI - YuliArdika.Com","og_description":"Membangun persatuan sebuah negeri butuh pengorbanan dan kesetiaan. Itulah hal mendasar yang dicontohkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Orang jenius yang menjadi kebanggaan Jepang karena berhasil menyatukan negeri itu dari perang saudara yang berkepanjangan. Kitami Masao menulis sebuah cerita yang menarik tentang perjalanan hidup Hideyoshi yang digelari sebagai The Swordless Samurai atau Samurai Tanpa Pedang. Mengapa dia [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika","article_published_time":"2014-09-30T10:10:24+00:00","article_modified_time":"2017-05-19T15:24:58+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI","datePublished":"2014-09-30T10:10:24+00:00","dateModified":"2017-05-19T15:24:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi"},"wordCount":281,"commentCount":6,"keywords":["kisah hidup samurai tanpa pedang","kitami masao","samurai tanpa pedang","sejarah hidup hideyoshi","the swordless samurai","toyotomi hideyoshi"],"articleSection":["Resensi Buku"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi","name":"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website"},"datePublished":"2014-09-30T10:10:24+00:00","dateModified":"2017-05-19T15:24:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/resensi-buku-2\/9191\/the-swordless-samurai-pemimpin-legendaris-jepang-abad-xvi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"The Swordless Samurai, Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"]}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7vwwK-2of","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9191"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9278,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9191\/revisions\/9278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}