{"id":895,"date":"2012-09-06T23:40:53","date_gmt":"2012-09-06T16:40:53","guid":{"rendered":"http:\/\/ardika123.wordpress.com\/?p=895"},"modified":"2012-09-06T23:40:53","modified_gmt":"2012-09-06T16:40:53","slug":"duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa","title":{"rendered":"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Aku melihat wajahnya senyum-senyum dengan penuh tanda tanya. Yah, itulah adikku dari Jakarta yang tadi baru saja menghadiri acara halal bi halal SIM di desa mitranya Tunggul Rejo, pinggir kota Surakarta. Malam ini terasa dingin namun dihangatkan oleh senyuman Pak Yanto dan rekan-rekan karang taruna yang menyambut kami dengan ramah. Ini adalah kunjungan kedua kami, keluarga SIM secara masal di tempat yang ke depan akan kami jadikan tempat belajar dan mencoba dekat dengan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketika acara telah dimulai, semua hal yang disampaikan ternyata diutarakan dalam bahasa jawa, bahkan hingga pembacaan terjemah tilawah sekalipun. Akhirnya aku dan adik-adikku yang asli suku Jawa senyum-senyum memandang adikku yang asli betawi itu sambil bertanya, paham ga adik? Dia membalas senyum kami dengan menggeleng kepala.\u00a0 Ha ha ha, rasanya ingin ketawa, tapi juga kasihan. Yah, 3,5 jam datang di acara pengajian dusun, tidak paham pula apa yang disampaikan. Ga kebayang dek kalau itu aku yang mengalami. Dan malam itu pula aku belajar kepada adikku yang keren ini tentang bagaimana bertahan dalam kondisi. Dia betah tuh sampai acara berakhir, padahal aku sampai bisa tidur dua seri loh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun yang lebih parah lagi adalah adik-adik yang tulen Jawa ternyata masih ada yang tidak tahu beberapa pembicaraan di sini. Ketika hadirin diminta <em>jumeneng <\/em>ternyata ada yang bengong juga. Trus berbisik ke arahku, mas <em>jumeneng <\/em>itu artinya apa? What? Ternyata ada peranakan asli yang belum tahu. Jumeneng itu berdiri adik. Akhirnya kami semua mengikuti rangkaian acara dengan khidmat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebuah pelajaran berharga untuk siapa pun yang menjadi mahasiswa dan terpanggil untuk jadi bagian dari masyarakat. Kedudukan dan title yang akan kita sandang nantinya hendaknya tidak membuat kita makin \u201cbodoh\u201d dari realita sosial. Hendaknya tidak membuat kita \u201calien\u201d di tengah bahasa masyarakat yang sangat senderhana. Hendaknya tidak membuat kita \u201cpenguasa\u201d di saat kondisi masyarakat dalam keterbelakangannya. Kita lah yang harus banyak belajar dari mereka tentang arti bertahan dalam gempuran kapitalisme. Mereka para prajurit garis depan yang sering dikorbankan pemerintah, namun mereka tetap bertahan bagaimana hidup. Merekalah masyarakat kelas bawah yang akan menjadi pengganjal pahala orang-orang yang memimpin karena disebabkan abai dan zalimnya pemimpin itu kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Semoga kita kelak menjadi insan yang amanah ketika mendapat kesempatan oleh Allah untuk membersamai mereka. Kecerdasan dan kelebihan kita adalah untuk berdaya bersama mereka, bukan memperdayakan mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aku melihat wajahnya senyum-senyum dengan penuh tanda tanya. Yah, itulah adikku dari Jakarta yang tadi baru saja menghadiri acara halal bi halal SIM di desa mitranya Tunggul Rejo, pinggir kota Surakarta. Malam ini terasa dingin namun dihangatkan oleh senyuman Pak Yanto dan rekan-rekan karang taruna yang menyambut kami dengan ramah. Ini adalah kunjungan kedua kami,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[43],"tags":[994,272,995,712,996,236,997,614,998,999,344,1000],"class_list":["post-895","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dakwah-islam-2","tag-belajar-bahasa-jawa","tag-dakwah-perjuangan","tag-karang-taruna","tag-masih-ada","tag-menyelami-masyarakat","tag-pemberdayaan-masyarakat","tag-pengabdian-masyarakat","tag-realita-sosial","tag-realita-sosial-kita","tag-roaming-bahasa-jawa","tag-sim","tag-suku-jawa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aku melihat wajahnya senyum-senyum dengan penuh tanda tanya. Yah, itulah adikku dari Jakarta yang tadi baru saja menghadiri acara halal bi halal SIM di desa mitranya Tunggul Rejo, pinggir kota Surakarta. Malam ini terasa dingin namun dihangatkan oleh senyuman Pak Yanto dan rekan-rekan karang taruna yang menyambut kami dengan ramah. Ini adalah kunjungan kedua kami,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2012-09-06T16:40:53+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa\",\"datePublished\":\"2012-09-06T16:40:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\"},\"wordCount\":377,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"belajar bahasa jawa\",\"Dakwah &amp; Perjuangan\",\"karang taruna\",\"masih ada\",\"menyelami masyarakat\",\"pemberdayaan masyarakat\",\"pengabdian masyarakat\",\"realita sosial\",\"realita sosial kita\",\"roaming bahasa jawa\",\"SIM\",\"suku jawa\"],\"articleSection\":[\"Dakwah Islam\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\",\"name\":\"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2012-09-06T16:40:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/895\\\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa - YuliArdika.Com","og_description":"Aku melihat wajahnya senyum-senyum dengan penuh tanda tanya. Yah, itulah adikku dari Jakarta yang tadi baru saja menghadiri acara halal bi halal SIM di desa mitranya Tunggul Rejo, pinggir kota Surakarta. Malam ini terasa dingin namun dihangatkan oleh senyuman Pak Yanto dan rekan-rekan karang taruna yang menyambut kami dengan ramah. Ini adalah kunjungan kedua kami,...","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika","article_published_time":"2012-09-06T16:40:53+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa","datePublished":"2012-09-06T16:40:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa"},"wordCount":377,"commentCount":0,"keywords":["belajar bahasa jawa","Dakwah &amp; Perjuangan","karang taruna","masih ada","menyelami masyarakat","pemberdayaan masyarakat","pengabdian masyarakat","realita sosial","realita sosial kita","roaming bahasa jawa","SIM","suku jawa"],"articleSection":["Dakwah Islam"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa","name":"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website"},"datePublished":"2012-09-06T16:40:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/895\/duduk-35-jam-tanpa-mengerti-bahasa-jawa#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Duduk 3,5 Jam Tanpa Mengerti Bahasa Jawa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"]}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7vwwK-er","jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=895"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}