{"id":6764,"date":"2013-11-04T17:36:47","date_gmt":"2013-11-04T10:36:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/v1\/?p=6764"},"modified":"2013-11-04T17:36:47","modified_gmt":"2013-11-04T10:36:47","slug":"belajar-membaca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca","title":{"rendered":"Belajar Membaca"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Sahabat, mari belajar membaca. Allah memulai penurunan Kalam-Nya kepada Rasulullah dengan perintah membaca. Apa yang dibaca? Tentu saja apa pun yang bisa kita baca. Membaca buku saja? Tentu tidak, karena buku sebenarnya petunjuk awal ketika kita tak mampu membaca hal-hal yang dinamis, yakni kejadian alam semesta dan permasalahan akhirat kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Baiklah, hari ini saya akan menasihati diri saya sendiri untuk membaca dengan teliti. Mari kita belajar dari Abu Bakar yang berhasil membaca dengan teliti sebuah peristiwa turunnya al-Quran dan kematian Rasulullah. Mengapa? Karena hampir semua sahabat tidak menemukan pengertian lain dari peristiwa turunnya surat An-Nashr (idzaa jaa a an nashrullahi\u00a0 wal fath \u2026.) serta potongan ayat surat al-Maidah ayat 3 (al yauma akmaltu lakum dii nakum \u2026. ). Mereka bersorak gembira sembari bersyukur akan kemenangan dari perjuangan Islam yang penuh derita sebelumnya. Mereka mengucapkan takbir dan memuji Allah. Ini sudah semestinya dilakukan oleh setiap hamba Allah yang beriman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tetapi Abu Bakar, tidak berhenti sampai di situ. Dia menangis menjadi-jadi di saat peristiwa itu terjadi. Sahabat pun heran, lantas bertanya kepada beliau. Beliau menjawab, bahwa turunnya wahyu kemenangan dan kesempurnaan Islam adalah tanda bahwa wahyu dari langit tidak akan turun lagi, dan kematian Rasulullah <i>shallallahu alayhi wa sallam <\/i>telah dekat. Bukankah hidup bersama Rasulullah <i>shallallahu alayhi wa sallam <\/i>adalah nikmat dan kemuliaan yang tiada bandingannya di dunia ini. Barulah para sahabat menyadari hikmah di balik berita gembira tersebut. Begitulah Abu Bakar, sang pembaca yang cerdas. Karena dibalik kemenangan, ada hal lain yang harus dipersiapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketika Rasulullah <i>shallallahu alayhi wa sallam <\/i>wafat, umat berkabung. Menurut shirah, jasad mulia Rasulullah <i>shallallahu alayhi wa sallam<\/i> baru dikuburkan setelah 3 hari. Jasadnya yang wangi terus memenuhi suasana duka para sahabat itu. Bahkan Umar bin Khattab belum bisa menerima kenyataan itu dan berteriak-teriak dengan pedangnya bahwa nabi tidak mati dan hanya seperti Musa menemui Allah lalu kembali. Dia mengancam siapa pun yang mengatakan Muhammad <i>shallallahu alayhi wa sallam <\/i>wafat, maka akan dipenggalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Maka saat inilah Abu Bakar kembali menunjukkan hal yang berbeda dari kebanyakan. Beliau berkata, \u201cBarang siapa menyembah Muhammad, maka kini dia telah wafat. Barang siapa menyembah Allah, maka Dia lah yang Maha Hidup\u201d. Ketika beliau mengecup kening Rasulullah <i>shallallahu alayhi wa sallam<\/i>, Abu Bakar mengucapkan, \u201cSesungguhnya Allah tidak menghimpunkan dua kematian bagimu, maka jika sampai waktunya engkau benar-benar telah wafat\u201d. Beliau adalah orang yang paling waras di antara para sahabat yang lain. Begitulah, sang khalifah pengganti Rasulullah <i>shallallahu alayhi wa sallam<\/i>, khalifah pertama yang sangat cerdas dalam membaca peristiwa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selanjutnya mari kita belajar dari Umar bin Khattab ketika menyambut pasukan kaum muslimin yang baru saja menaklukkan Persia. Rampasan perang yang berlimpah di bawa dihadapan khalifah. Sejak umat Islam menang dalam peperangan, mereka belum pernah mendapatkan rampasan perang sebesar itu. Semua orang bersorak dan mengucapkan selamat kepada para pasukan dan Amirul Mukminin atas keberhasilan ini. Tapi Umar justru menangis. Ini bukan nikmat, tapi musibah. Beliau mengatakan, \u201cDemi Allah, jika ini suatu kebaikan tentu di masa Rasulullah dan Abu Bakar hal ini telah terjadi. Demi Allah, ini bukanlah suatu kebaikan.\u201d Umar takut bukan main dengan berlimpahnya harta di masa pemerintahannya meskipun dirinya sangat zuhud terhadap dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Demikianlah, dua teladan kita yang telah berhasil dalam membaca sebuah hal yang rumit. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi saya yang sering mengalami gagal paham terhadap situasi yang terjadi. Gagal pahamnya kita bukan karena telinga dan mata kita yang rusak, tetapi biasanya karena mata hati kita yang tidak bekerja dengan semestinya. Jadi mari kita terus belajar membaca, dan asah kemampuan membaca kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sahabat, mari belajar membaca. Allah memulai penurunan Kalam-Nya kepada Rasulullah dengan perintah membaca. Apa yang dibaca? Tentu saja apa pun yang bisa kita baca. Membaca buku saja? Tentu tidak, karena buku sebenarnya petunjuk awal ketika kita tak mampu membaca hal-hal yang dinamis, yakni kejadian alam semesta dan permasalahan akhirat kita. Baiklah, hari ini saya akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[43],"tags":[2874,2875,2876,27,53],"class_list":["post-6764","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dakwah-islam-2","tag-abu-bakar-ash-shiddiq","tag-belajar-membaca","tag-berpikir-berbeda","tag-nasihat","tag-umar-bin-khattab"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Belajar Membaca - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar Membaca - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sahabat, mari belajar membaca. Allah memulai penurunan Kalam-Nya kepada Rasulullah dengan perintah membaca. Apa yang dibaca? Tentu saja apa pun yang bisa kita baca. Membaca buku saja? Tentu tidak, karena buku sebenarnya petunjuk awal ketika kita tak mampu membaca hal-hal yang dinamis, yakni kejadian alam semesta dan permasalahan akhirat kita. Baiklah, hari ini saya akan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-11-04T10:36:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Belajar Membaca\",\"datePublished\":\"2013-11-04T10:36:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca\"},\"wordCount\":570,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"abu bakar ash-shiddiq\",\"belajar membaca\",\"berpikir berbeda\",\"Nasihat\",\"umar bin khattab\"],\"articleSection\":[\"Dakwah Islam\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca\",\"name\":\"Belajar Membaca - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-11-04T10:36:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/6764\\\/belajar-membaca#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Membaca\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar Membaca - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Belajar Membaca - YuliArdika.Com","og_description":"Sahabat, mari belajar membaca. Allah memulai penurunan Kalam-Nya kepada Rasulullah dengan perintah membaca. Apa yang dibaca? Tentu saja apa pun yang bisa kita baca. Membaca buku saja? Tentu tidak, karena buku sebenarnya petunjuk awal ketika kita tak mampu membaca hal-hal yang dinamis, yakni kejadian alam semesta dan permasalahan akhirat kita. Baiklah, hari ini saya akan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika","article_published_time":"2013-11-04T10:36:47+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Belajar Membaca","datePublished":"2013-11-04T10:36:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca"},"wordCount":570,"commentCount":0,"keywords":["abu bakar ash-shiddiq","belajar membaca","berpikir berbeda","Nasihat","umar bin khattab"],"articleSection":["Dakwah Islam"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca","name":"Belajar Membaca - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website"},"datePublished":"2013-11-04T10:36:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/6764\/belajar-membaca#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Membaca"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6764"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6764"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6764\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}