{"id":6644,"date":"2013-10-23T22:47:31","date_gmt":"2013-10-23T15:47:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/v1\/?p=6644"},"modified":"2013-10-23T22:47:31","modified_gmt":"2013-10-23T15:47:31","slug":"tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3","title":{"rendered":"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><b>Senja yang Sedih<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sore harinya, anak-anak sudah menantiku untuk mengucapkan perpisahan. Entah mengapa, para gadis-gadis Berau itu lebih berminat untuk merubungi saya, sedangkan yang cowok-cowok lebih memilih merubungi temanku. Padahal aku tidak punya tampang playboy sedikitpun. Tapi sudahlah, ini mungkin momen-momen yang akan dialami para pemuda yang melakukan perjalanan di daerah-daerah pedalaman untuk kegiatan pengabdian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Entahlah apa yang ada di benak mereka. Ada mulai alay merayu-rayuku agar tidak pulang. Ada yang bertanya sudah punya pacarkah? Ada yang PDKT ini itu (maaf bukan GR ya). Dan pada intinya mereka menginginkan aku tidak pulang. Inilah momen-momen penting untuk memberikan wejangan kunci kepada mereka agar menjaga mimpi-mimpi yang telah mereka bangun selama ini. Setidaknya kami yang hanya 17 hari di sini memiliki kesempatan untuk berbagi dengan mereka. Yah, anak-anak pedalaman butuh sentuhan luar untuk memperbaiki mimpinya dan mengenalkan mereka tentang Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Aku hanya mengulang apa yang kubagi di kelas-kelas ketika mengisi pelajaran. Bermimpi besar, belajar giat, tekun dan berjuang keras meraih cita-cita itu. Keluar dari tanah Berau untuk menuntut ilmu dan kembali lagi untuk membangun daerahnya. Maaf ya adik-adik, kami harus kembali ke daerah asal kami untuk mengerjakan amanah kami lagi di sana.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senja yang Sedih Sore harinya, anak-anak sudah menantiku untuk mengucapkan perpisahan. Entah mengapa, para gadis-gadis Berau itu lebih berminat untuk merubungi saya, sedangkan yang cowok-cowok lebih memilih merubungi temanku. Padahal aku tidak punya tampang playboy sedikitpun. Tapi sudahlah, ini mungkin momen-momen yang akan dialami para pemuda yang melakukan perjalanan di daerah-daerah pedalaman untuk kegiatan pengabdian. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[302,303,304,91,2792,2116,2797],"class_list":["post-6644","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-catatan-perjalanan-2","tag-bakti-nusa","tag-beastudi-indonesia","tag-dompet-dhuafa","tag-indonesia","tag-marching-for-boundary","tag-pendidikan-indonesia","tag-realita-pendidikan-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3 - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3 - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Senja yang Sedih Sore harinya, anak-anak sudah menantiku untuk mengucapkan perpisahan. Entah mengapa, para gadis-gadis Berau itu lebih berminat untuk merubungi saya, sedangkan yang cowok-cowok lebih memilih merubungi temanku. Padahal aku tidak punya tampang playboy sedikitpun. Tapi sudahlah, ini mungkin momen-momen yang akan dialami para pemuda yang melakukan perjalanan di daerah-daerah pedalaman untuk kegiatan pengabdian. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-10-23T15:47:31+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3\",\"datePublished\":\"2013-10-23T15:47:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\"},\"wordCount\":197,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"bakti nusa\",\"beastudi indonesia\",\"dompet dhuafa\",\"Indonesia\",\"marching for boundary\",\"pendidikan Indonesia\",\"realita pendidikan indonesia\"],\"articleSection\":[\"Catatan Perjalanan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\",\"name\":\"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3 - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-10-23T15:47:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/catatan-perjalanan-2\\\/6644\\\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3 - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3 - YuliArdika.Com","og_description":"Senja yang Sedih Sore harinya, anak-anak sudah menantiku untuk mengucapkan perpisahan. Entah mengapa, para gadis-gadis Berau itu lebih berminat untuk merubungi saya, sedangkan yang cowok-cowok lebih memilih merubungi temanku. Padahal aku tidak punya tampang playboy sedikitpun. Tapi sudahlah, ini mungkin momen-momen yang akan dialami para pemuda yang melakukan perjalanan di daerah-daerah pedalaman untuk kegiatan pengabdian. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika","article_published_time":"2013-10-23T15:47:31+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3","datePublished":"2013-10-23T15:47:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3"},"wordCount":197,"commentCount":0,"keywords":["bakti nusa","beastudi indonesia","dompet dhuafa","Indonesia","marching for boundary","pendidikan Indonesia","realita pendidikan indonesia"],"articleSection":["Catatan Perjalanan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3","name":"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3 - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website"},"datePublished":"2013-10-23T15:47:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/catatan-perjalanan-2\/6644\/tujuh-belas-hari-mengenal-berau-kami-hari-ketujuhbelas-3#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuhbelas #3"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ec9fd8542d7ba155d7dc801de74d747e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6644"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6644"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6644\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}