{"id":3104,"date":"2013-02-07T21:46:59","date_gmt":"2013-02-07T14:46:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yuliardika.com\/v1\/?p=3104"},"modified":"2013-02-07T21:46:59","modified_gmt":"2013-02-07T14:46:59","slug":"kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2","title":{"rendered":"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Konspirasi Pertama<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, apakah perjalanan hidup beliau seindah ketampanan dan kecerdasannya ini? Maka inilah kisah kesabaran yang indah itu. Di surat Yusuf, maka kita dapati pula bagaimana sebuah konspirasi itu dibangun untuk sebuah tujuan besar baik untuk sebuah tujuan yang baik maupun tujuan yang buruk. Dalam kisah ini maka konspirasi saudara-saudara Yusuf ataupun Zulaikha adalah sebuah konspirasi keji yang membuat Yusuf harus mengalami penderitaan hidup. Dari kisah ini pula kita bisa mengerti bahwa konspirasi yang berhasil itu adalah sebuah konspirasi yang tidak pernah bisa diketahui karena rapat dan rapinya proses yang dibangun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kisah konspirasi pertama terjadi karena kedengkian dari saudara-saudara Yusuf terhadap dirinya. Nah, ada catatan lagi bahwa terkadang yang menyakitkan itu adalah ketika pengkhianatan itu datang dari orang-orang terdekat kita. Dalam ayat 9-10 maka disitu terlihat jelas sebuah teori konspirasi yang luar biasa, yakni bangun opini bersama dan satukan visi, kemudian eksekusi dan setelah itu tunjukkan penampilan positif yang memuaskan. Ada pilihan untuk menyingkirkan nabi Yusuf, mulai dari membunuh atau membuangnya di suatu tempat. Sama-sama buruknya dan jahatnya, mereka telah sepakat bersama untuk membuat Yusuf lenyap dari pandangan mereka. Akhirnya dipilihlah strategi membuang Yusuf di sumur dengan sebuah skenario luar biasa yang membuat nabi Ya\u2019qub tidak punya argument untuk membantah kedustaan mereka, meskipun batin seorang ayah merasakan bahwa ada yang tidak beres dibalik berita yang dibawa saudara-saudaranya itu. Skenarionya sangat rapi, ajak Yusuf berburu (mereka janji akan menjaga sang adik dengan baik), kemudian mereka melucuti pakaian Yusuf dan menceburkan ke dalam sumur, kemudian meninggalkan Yusuf begitu saja. Pakaiannya kemudian dirobek-robek dan dilumuri darah serigala seolah-olah Yusuf habis dicincang oleh serigala karena mereka lena ketika asyik bermain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mari kita cermati kata lalai atau lupa, bukankah ini bahasa favorit para koruptor yang ada di persidangan negeri ini. Yah, karena memang tidak akan menagih konsekuensi apa-apa ketika orang beralasan lalai atau lupa selain hanya sebuah sanksi ringan. Kita berjanji dengan orang kemudian ketiduran, pasti berbeda ceritanya ketika kita sengaja mengingkari dengan datang ke acara orang lain hingga akhirnya teman yang kita ajak janjian tahu bahwa kita menipunya. Kalau kita ketiduran pasti dia akan memaklumi kita, tapi jika karena alasan kedua mungkin dia tidak akan memaafkan kita. Dan hari ini koruptor menjadikan hal itu untuk meringankan hukuman mereka, menutup jaring konspirasi mereka. Selain itu, mereka juga menggunakan prinsip bangun citra baik pasca korupsi, jadi tidak usah heran ketika para koruptor juga dermawan, namanya juga konspirasi maka dukungan opini publik penting untuk menjaga kesuksesan konspirasi ini.<\/p>\n<p>Nabi Ya\u2019qub tak pernah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Yusuf meskipun dalam batinnya merasakan ada hal yang tidak beres. Argumen saudara-saudaranya Yusuf dengan baju robek yang dilumuri darah serigala lebih bisa diterima akal hingga beliau harus menanggung kesedihan karena kehilangan sang putra yang sangat dicintainya. Demikian pula sebuah konspirasi hari ini, kita mungkin bisa mengira-ira atau merasakan bahwa ada rekayasa di sana-sini, tetapi lagi-lagi kita tidak punya argumentasi untuk membuktikan bahwa itu memang benar adanya. Jadi harus bagaimana sebaiknya? Simak uraian-uraian selanjutnya.<\/p>\n<p><em>bersambung &#8230;.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konspirasi Pertama Namun, apakah perjalanan hidup beliau seindah ketampanan dan kecerdasannya ini? Maka inilah kisah kesabaran yang indah itu. Di surat Yusuf, maka kita dapati pula bagaimana sebuah konspirasi itu dibangun untuk sebuah tujuan besar baik untuk sebuah tujuan yang baik maupun tujuan yang buruk. Dalam kisah ini maka konspirasi saudara-saudara Yusuf ataupun Zulaikha adalah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[43],"tags":[1889,2,1885,1890,1891,1887,26,1888,1892,27,653,1893],"class_list":["post-3104","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dakwah-islam-2","tag-arti-kesabaran","tag-artikel","tag-ibrah-surat-yusuf","tag-kesabaran-seperti-yusuf","tag-kesabaran-yusuf","tag-kisah-surat-yusuf","tag-konspirasi","tag-konspirasi-versi-surat-yusuf","tag-koruptor","tag-nasihat","tag-yusuf","tag-zulaikha"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2 - YuliArdika.Com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2 - YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konspirasi Pertama Namun, apakah perjalanan hidup beliau seindah ketampanan dan kecerdasannya ini? Maka inilah kisah kesabaran yang indah itu. Di surat Yusuf, maka kita dapati pula bagaimana sebuah konspirasi itu dibangun untuk sebuah tujuan besar baik untuk sebuah tujuan yang baik maupun tujuan yang buruk. Dalam kisah ini maka konspirasi saudara-saudara Yusuf ataupun Zulaikha adalah...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"YuliArdika.Com\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-02-07T14:46:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mas Dika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mas Dika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\"},\"author\":{\"name\":\"Mas Dika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"headline\":\"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2\",\"datePublished\":\"2013-02-07T14:46:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\"},\"wordCount\":495,\"commentCount\":0,\"keywords\":[\"arti kesabaran\",\"Artikel\",\"ibrah surat yusuf\",\"kesabaran seperti yusuf\",\"kesabaran yusuf\",\"kisah surat yusuf\",\"konspirasi\",\"konspirasi versi surat yusuf\",\"koruptor\",\"Nasihat\",\"Yusuf\",\"Zulaikha\"],\"articleSection\":[\"Dakwah Islam\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\",\"name\":\"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2 - YuliArdika.Com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-02-07T14:46:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/dakwah-islam-2\\\/3104\\\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/\",\"name\":\"YuliArdika.Com\",\"description\":\"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\\\/arsip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94\",\"name\":\"Mas Dika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mas Dika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.yuliardika.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2 - YuliArdika.Com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2 - YuliArdika.Com","og_description":"Konspirasi Pertama Namun, apakah perjalanan hidup beliau seindah ketampanan dan kecerdasannya ini? Maka inilah kisah kesabaran yang indah itu. Di surat Yusuf, maka kita dapati pula bagaimana sebuah konspirasi itu dibangun untuk sebuah tujuan besar baik untuk sebuah tujuan yang baik maupun tujuan yang buruk. Dalam kisah ini maka konspirasi saudara-saudara Yusuf ataupun Zulaikha adalah...","og_url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2","og_site_name":"YuliArdika.Com","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yuliardika","article_published_time":"2013-02-07T14:46:59+00:00","author":"Mas Dika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mas Dika","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2"},"author":{"name":"Mas Dika","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"headline":"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2","datePublished":"2013-02-07T14:46:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2"},"wordCount":495,"commentCount":0,"keywords":["arti kesabaran","Artikel","ibrah surat yusuf","kesabaran seperti yusuf","kesabaran yusuf","kisah surat yusuf","konspirasi","konspirasi versi surat yusuf","koruptor","Nasihat","Yusuf","Zulaikha"],"articleSection":["Dakwah Islam"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2","name":"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2 - YuliArdika.Com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website"},"datePublished":"2013-02-07T14:46:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/dakwah-islam-2\/3104\/kisah-yusuf-permata-kesabaran-yang-luar-biasa-2#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kisah Yusuf : Permata Kesabaran yang Luar Biasa #2"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#website","url":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/","name":"YuliArdika.Com","description":"Cerita, Inspirasi, dan Refleksi Kehidupan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/#\/schema\/person\/1b6507ea6b61d53bcee13019a239ff94","name":"Mas Dika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e28066ad3ac3e5e81e523e024d72d6642ee8ba110c716833f6b35bbd0c46299?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mas Dika"},"sameAs":["https:\/\/www.yuliardika.com"]}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7vwwK-O4","jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3104"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yuliardika.com\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}