Figur atau Gerakan

Jadi, mari kita tidak gebyah uyah memandang realita yang semakin membingungkan di tengah-tengah kita saat ini. Jika kita berbicara figur, maka kita harus benar-benar mengenal siapa dia tanpa harus memandang latar belakangnya. Jika kita tidak benar-benar mengerti siapa beliau, sebaiknya tidak usah banyak komentar terkait apa pun yang menimpa beliau. Bukankah setiap orang berhak menjalani hidupnya masing-masing? Lalu apa masalahnya buat kita. Maka ketika ada pemimpin yang reputasi kebaikannya banyak meskipun secara pergerakan berbeda dengan kita ya harus kita akui dong dia hebat dan baik.

Jika kita berbicara gerakan atau organisasi, maka runut sejarahnya, lihat nilai-nilai dasarnya, bukan dari representasi orang-orangnya. Karena bisa jadi organisasi itu terlihat baik padahal catatan sejarahnya buram dan menyisakan luka bagi kita. Jika demikian kita tertipu oleh orang-orang di atasnya. Bisa jadi pula hari ini kita mendapati pergerakan dan organisasi itu buruk di mata kita gara-gara orang-orang yang bercokol di atasnya sering membuat masalah, padahal sebenarnya itu adalah organisasi yang sangat ideal dan penuh dengan kebaikan.

Maka jangan pernah berhenti untuk belajar dan mendengarkan banyak masukan dan cerita dari orang-orang yang tepat. Kita harusnya bersyukur diberi akal untuk berpikir dan berbagai input dari panca indera kita yang sempurna sehingga dapat menyerap banyak informasi dan mengolahnya. Kita bukan robot yang bisa hidup dalam programing dan indoktrinasi. Kita bukan pula tong sampah yang boleh kebanjiran informasi. Kita manusia, yang memiliki keunikan hidup masing-masing.

Jadi, mari kita bangun diferensiasi berpikir tentang figure dan gerakan. Dari situ kita mulai berpikir untuk berkiprah di mana mulai dari sekarang. Mungkin suatu saat kita akan berpindah haluan, itu sah-sah saja karena kita hakikatnya tak henti belajar. Berpindah haluan itu adalah untuk mencari keselamatan hidup ketika kita tahu dan menyadari kesalahan kita. Namun jika berpindahnya haluan itu karena selainnya, bisa dipastikan kita adalah golongan salah satu pengacau yang sudah Allah catat sebagai penghuni neraka-Nya nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.